Awas Bahaya Tungau

bahaya tungau

Bahaya tungau kasur bagi kesehatan telah diteliti sejak lama. Illinois Department of Public Health mengatakan bahwa bahaya tungau kasur mampu meninggalkan ruam dan rasa tidak nyaman pada kulit.

Selain kulit, bahaya tungau kasur juga berdampak pada penderita asma. Kondisi ini terjadi karena tungau kasur merupakan salah satu pemicu alergi dan asma paling umum yang mengintai di dalam rumah.

Tungau kasur banyak dikenal juga dengan nama tungau debu. Hama mikroskopis ini hidup di kasur, furnitur berlapis kain, karpet, dan tirai. Seperti serangga yang umumnya hidup dalam debu rumah, tungau kasur memakan serpihan kulit mati, atau bulu, yang dilepaskan oleh manusia.

Keberadaan tungau kasur cukup sulit untuk dideteksi karena ukurannya yang kecil. Arthropoda mikroskopis ini diperkirakan hanya berukuran 1/4 hingga 1/3 milimeter. Tungau kasur jantan bisa hidup lebih dari sebulan, sedangkan tungau betina bisa hidup hingga 90 hari.

Apa saja bahaya tungau kasur?

Tungau kasur merupakan salah satu hama mikroskopis yang mampu memicu alergi dan asma di dalam rumah. Tungau kasur tidak menggigit, namun mengeluarkan reaksi alergi yang dapat menyebabkan gatal dan ruam kulit.

Pada kondisi ekstrem, reaksi alergi tungau kasur akan menyebabkan kudis (scabies) pada area kulit yang terasa gatal. Bahkan, hingga menyebabkan demam.

Tungau kasur juga bisa menyebabkan kudis (scabies) pada area kulit yang terasa gatal.

Reaksi alergi terhadap tungau kasur biasanya disebabkan karena manusia menghirup kulit dan kotoran tungau.

Jika kamu memiliki alergi terhadap tungau kasur, kamu akan mengalami gejala panjang yang akan memuncak pada bulan-bulan yang panas dan lembap.

Beberapa reaksi alergi yang umum terjadi akibat tungau kasur adalah:

Bersin

Batuk

Infus postnasal

Hidung tersumbat

Gatal pada kulit

Mata berair

Tenggorokan gatal

Bahaya tungau kasur: menimbulkan reaksi asma

Bahaya tungau kasur lainnya adalah asma. Jika kamu telah sampai pada tingkat keparahan tertentu, tungau kasur dapat memicu asma.

Tubuh kamu akan mengalami mengi (suara bernada tinggi saat bernapas), batuk dan nyeri pada dada. Gejala ini akan meningkat semakin buruk pada malam hari saat kamu berbaring.

Bahaya yang cukup ekstrem berikutnya adalah munculnya asma bahkan pada manusia yang tidak memiliki riwayat penyakit asma. Kondisi ini bisa terjadi jika kamu menghirup debu yang sudah bercampur dengan kotoran tungau kasur.

POST REPLY